Klenengan Selasa Legen bersama karawitan Bengawan Laras (Solo)

Klenengan Selasa Legen bersama karawitan Bengawan Laras (Solo)

Klenengan Selasa Legen
bersama karawitan Bengawan Laras 
(Solo)

Senin, 22 Oktober 2018, jam 19.30 WIB – selesai
bertempat di Balai Soedatmoko Solo.

Paguyuban Karawitan Bengawan Laras, yang berdomisili di Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Jalan Ir, Soepeno No. 1 Manahan Surakarta akan mempergelarkan Pertunjukan Karawitan pada hari Senin, 22 Oktober 2018 di Balai Soedjatmoko Solo dalam acara Klenengan Selasa Legen. Paguyuban karawitan Bengawan Laras terbentuk pada saat pembangunan waduk Wonogiri tahun 80’an dalam lembaga Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) yang kegiatannya melestarikan Budaya Tradisi Bangsa, khususnya seni Karawitan Jawa. Dalam kurun waktu 30 tahun atau tiga dasawarsa, kegiatan pelestarian ini tetep dilakukan dan berjalan secara teratur.

Paguyuban karawitan ini memiliki agenda rutin dalam berproses, dengan seperangkat Gamelan Ageng Laras Slendro dan Pelog, setiap hari Minggu antara pukul 20.00 -22.00 WIB dan Senin Sore pukul 16.00-18.00 WIB. Adapun yang terlibat dalam paguyuban Karawitan ini terdiri dari kelompok purna tugas bapak beserta ibu, kelompok Darma Wanita, dan kelompok gabungan pemerhati karawitan. Sering pula ada beberapa darmasiswa dari berbagai kampus di Surakarta.
Secara eksistensi, Paguyuban Karawitan Bengawan Laras juga aktif dan terlibat  dalam beberapa kegiatan kesenian dan kebudayaan di RRI Surakarta, Pentas saat hari besar Nasional HUT Kemerdekaan RI dan Hari Bhakti Pekerjaan Umum, aktif juga mengisi acara Klenengan Anggara Kasih di SMKI. Pementasan ini adalah pementasan yang ke 2 setelah tahun 2013 yang lalu. Paguyuban Karawitan Bengawan Laras akan menyajikan beberapa gendhing klenengan gaya Surakarta, karya beberapa maestro seperti R.L. Marto Pangrawit, karya KI Nartosabdho, karya R.C. Hardjosubroto, karya Cokrowarsito dan eksperimen garapan penataan dari pengampu/pelatih. Adapun penataannya menggabungkan hasil karya yang sudah ada dari gaya dan versi para empu tersebut di atas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *